SATUAN BRIGADE MOBIL POLDA SUMBAR

LAKSANAKAN TUGAS, TUNTASKAN MISI

IPW Dorong Revisi UU Polri

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Jumat, 26 Mei 2017, 11:21 WIB 
IPW Dorong Revisi UU Polri

Ist

TUGAS kepolisian dirasakan semakin kompleks dan risiko yang bertambah rawan. Untuk itu, dipandang semakin mendesak pentingnya merevisi Undang-Undang Polri No 2 Tahun 2002 agar pasal tentang keselamatan anggota Polri bisa diakomodir.

Sekadar menyontohkan, ada sebanyak 146 polisi tewas dan 203 luka-luka akibat ulah para kriminal dalam priode enam tahun terakhir, dari tahun 2011 hingga 2016. Hal itu menunjukkan makin rawannya tugas seorang polisi.

Indonesia Police Watch pun menilai sudah waktunya Undang-undang Polri No 2 Tahun 2002 direvisi agar pasal tentang keselamatan anggota Polri bisa diakomodir. Ketua Presidium IPW, Neta S Pane menilai keberadaan polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat harus disikapi dengan adil agar keselamatan anggota Polri saat bertugas di lapangan tetap terjaga.

IPW berharap, ke depan perlindungan terhadap Polisi, terutama yang bertugas di lapangan, khususnya lagi yang bertugas di daerah konflik sangat diperlukan. Tugas polisi sangat berbeda dengan tugas aparatur yang lain.

“Melihat perkembangan yang ada sekarang ini, dimana makin banyak polisi tewas dibunuh pelaku kriminal, sudah saatnya UU Polri no 2 thn 2002 direvisi untuk dilengkapi agar Jaminan Perlindungan bagi Anggota Polri terakomodir,” kata Neta dalam siaran persnya, Jumat (26/5).

Menurutnya ada empat poin yang harus dilengkapi berkaitan dengan perlindungan anggota Polri. Pertama, perlunya asuransi dan jaminan perlindungan keselamatan untuk anggota Polri. Kedua, anggota Polri yang bertugas di lapangan dan di daerah konflik dan bisa bertugas 24 jam penuh, perlu diberikan uang lembur dan ekstra makanan kesehatan agar kesehatannya terjaga.

Ketiga, perlunya pelatihan intensif dan dilengkapi peralatan yang memadai agar bisa melindungi dirinya sendiri maupun orang lain, saat bertugas di lapangan.

“Keempat, sudah saatnya dibuat aturan tentang sanksi yang berat bagi para kriminal yang membunuh anggota Polri. Misalnya, mengacu ke konsep Police Protection Act milik AS yang menetapkan 30 tahun penjara hingga hukuman mati bagi pembunuh seorang anggota polisi,” tukasnya.(OL-3)

Sumber: http://mediaindonesia.com/read/detail/106322-ipw-dorong-revisi-uu-polri

 

Iklan
%d blogger menyukai ini: